Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Lidi Sawit menjadi Produk Kerajinan Berbasis Green Economy di Wihara Bodhi Sakya Kabupaten Way Kanan
DOI:
https://doi.org/10.60046/penamas.v4i2.339Keywords:
Green economy, lidi sawit, UMKM, pemberdayaan masyarakat, kerajinan tanganAbstract
Pemanfaatan limbah perkebunan kelapa sawit sebagai produk bernilai tambah merupakan salah satu upaya mendukung penerapan green economy sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, limbah lidi sawit di lingkungan Wihara Bodhi Sakya, Desa Wonoharjo, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan, belum dimanfaatkan secara optimal dan masih dianggap sebagai limbah yang tidak memiliki nilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi masyarakat dalam mengolah lidi sawit menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomi serta berpotensi dikembangkan sebagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Metode pelaksanaan meliputi seminar, pelatihan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan kepada peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang mengukur aspek pengetahuan, keterampilan, motivasi berwirausaha, dan manfaat program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep green economy dan ekonomi sirkular serta berhasil mengolah lidi sawit menjadi produk kerajinan berupa piring anyaman (ingke). Selain itu, kegiatan ini meningkatkan keterampilan peserta dalam memanfaatkan limbah perkebunan, menumbuhkan motivasi untuk mengembangkan UMKM berbasis potensi lokal, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Program pengabdian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan lidi sawit dapat menjadi alternatif pemberdayaan masyarakat yang mendukung pengembangan UMKM sekaligus implementasi green economy berbasis potensi lokal.


