Peningkatan Keterampilan UMKM melalui Pelatihan Pengolahan Keripik Pisang Varian Rasa di Desa Batu Agung
DOI:
https://doi.org/10.60046/penamas.v4i1.273Keywords:
UMKM, pengabdian kepada masyarakat, keripik pisang, pemberdayaan ekonomiAbstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama melalui pemanfaatan potensi lokal. Salah satu komoditas yang melimpah dan berpotensi dikembangkan adalah pisang, yang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah seperti keripik pisang dengan inovasi berbagai varian rasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu Wanita Buddhis Indonesia di Wihara Jaya Dipa, Desa Batu Agung, Kabupaten Lampung Selatan, dalam pengolahan keripik pisang lumer dengan berbagai varian rasa sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi, dengan pendekatan pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pemahaman peserta. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan, meskipun peningkatan tersebut belum menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik. Secara kualitatif, kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan praktis, antusiasme, serta motivasi peserta dalam mengembangkan usaha rumahan berbasis produk lokal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan UMKM berbasis komunitas wihara berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat yang efektif, namun memerlukan pendampingan berkelanjutan agar dapat menghasilkan dampak ekonomi yang lebih optimal.


